Dua Sepeda Motor Raib Di Gondol Maling


Hu’u – Aksi pencurian Kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Hu’u, kali ini korbannya adalah rumah H. Bakar Erucakra yang ada di Desa Rasabou, dari aksinya pelaku berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor merk vixsion dengan nomor polisi EA 6929 LA dan Honda Supra dengan Nopol DR 2145 DD. Sebelumnya aksi curanmor ini sudah sering terjadi.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkaran(TKP) yang dilakukan oleh petugas Polsek Hu’u, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang ini melakukan aksinya sekitar jam 03.00 Wita atau senin dinihari (19/09/2011) kemarin saat korbanya sedang tertidur lelap, dengan merusak pintu depan rumah.

Meski dilakukan dini hari dan keadaan sudah sepi namun aksi pencurian ini terbilang sangat nekat, karena rumah korban berada persis di depan sebelah kiri kantor Polsek Hu’u, pelakupun ditengarai masih merupakan orang dalam yang sudah tahu keadaan rumah dan tahu persis dimana tempat kunci motor disimpan. Aksi ini diketahui pagi hari sekitar jam 06.30 wita (19/09/2011) ketika pemilik rumah terbangun, mengetahui dua sepeda motornya raib, korbanpun langsung melaporkan aksi ini ke kantor Polsek Hu’u

Kapolsek Hu’u Iptu Rhemmi Beladona yang ditemui Koran pagi di ruang kerjanya (21/09/2011) kemarin membenarkan adanya laporan pencurian sepedamotor yang terjadi senin dinihari, menurutnya aksi ini diduga melibatkan orang dalam dan berjumlah lebih dari dua orang. Meski rumah korban berada persisis di depan sebelah kiri kantor Polsek Hu’u, namun keadaa rumah yang sangat gelap dan terkesan tersembunyi menyulikan petugas piket untuk melihat dari jauh, apalagi jarak pos penjagaan dengan rumah korban masih terbilang jauh. “kalau dari sini tidak kelihatan, rumah juga gelap dan tersembunyi”

Meski demikian pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kepolisian Resort (Polres) Dompu, buser dan lantas pun sudah dikerahkan. “saat ini kami sedang melakukan pencarian, tim buser dan lantas pun sudah kami kerahkan, pelaku belum diketahui dan saat ini masih menjadi buronan polisi” (op)

Dinas Pertanian Gelas SLI

Hu’u – Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang diadakan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Dompu Bidang Pengelolaan Lahan dan Air (PLA) di P3A Sonco Lopi Desa Sawe Kecamatan Hu’u beberapa waktu lalu disambut antusias oleh sebagian besar petani. Kegiatan yang melibatkan sedikitnya 20 orang peserta anggota P3A ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani terkait iklim yang sangat ekstrim akhir-akhir ini.

Kabid PLA M. Saleh To’o, mengatakan bahwa pemahaman terhadap iklim sangat penting bagii petani, apalagi menghadapi iklim yang ekstrim saat ini, diapun mengatakan bahwa memahami kearifan lokal sangat penting untuk menunjang pelaksanaan usaha tani
“saat ini kita dihadapkan pada iklim yang tidak menentu, untuk mengetahui kapan datangnya hujan sangat suli, perkiraan BMKG pun sering kali meleset, untuk itu mari kita gunakan kebiasaan-kebiasaan nenek moyang kita dulu dengan melihat tanda-tanda alam yang ada di sekitar kita” demikian ungkap Kabid PLA M. Saleh To’o dalam sambutannya ketika membuka secara simbolis acara Sekolah Lapang Iklim (SLI) di P3A Santuka Desa Kempo Kecamatan Kempo (29/07/2011) lalu.

Sekolah lapang Iklim yang sudah berjalan 11 kali dari 12 kali yang dijadwalkan, dirasakan manfaatnya yang sangat luar biasa oleh sebagian besar petani, karena disamping berbicara masalah iklim, SLI inipun memberikan materi pengenalan dan pengendalian hama penyakit pada tanaman padi, jagung dan kedelai.
“kami sangat senang dengan adanya sekolah lapang iklim ini, kami yang semula tidak tahu tentang iklim dan kearifan lokan, sekarang sudah paham, dulu kami tidak tahu tentang berbedaan serangga dan musuh alami, namun dengan adanya sekolah ini kami jadi tahu” demikian yang diucapkan ketua P3A Sonco Lopi Desa Sawe Kecamatan Hu’u Akhlak beberapa waktu lalu usai sekolah lapang iklim dilaksanakan. (op)