HU’U – Musim Hujan merupakan rahmat bagi sabagian masyaraka kecamatan Hu’u terutama yang bermata pencaharian petani, karena pada saat musim hujanlah petani di kecamatan Hu’u bisa bercocoktanam dengan baik, namun sebaliknya, Musim kemarau ibarat bencana karena segala aktifitas bertani tidak bisa di kerjakan dengan baik dan maksimal, pasalnya stok air untuk mengairi lahan pertanian tidak mencukupi untuk kebutuhan semua petani, namun demikian beberapa tempat yang beririgasi tehnis mampu berproduksi meski tidak maksimal.
Demikian yang terjadi di Desa Persiapan Marada, di musim kemarau seperti saat ini, sebagian besar petani tidak melaksanakan aktifitas layaknya petani, hal ini disebabkan karena ketersediaan air tidak cukup, apalagi sebagian besar lahan pertanian yang ada di Desa Persiapan Marada merupakan Lahan sawah tadah hujan, sementara lahan yang beririgasi tehnis-pun tidak mampu berproduksi dengan baik.
Hal ini membuat Camat Hu’u M. Yasin, S.Sos.MM dan PLT Kepala Desa Persiapan Marada melakukan berbagaimacam terobosan termasuk mengupayakan untuk membangun Dam Kalate Sadundu yang ada di wilayah Desa Persiapan Marada. Rencana pembangunan Dam Kalate Sadundu ini – meski sebatas baru akan mengusulkan – bukan tanpa alasan, dari hasil survey yang dilakukan oleh rombongan Camat Hu’u, PLT Kepala Desa Persiapan Marada, dan masyarakat Desa Persiapan Marada termasuk didalamnya Koran Pagi (11/09) menemukan bebrapa factor pendukung yang mengharuskan Dam Kalate Sadundu ini dibangun.
Pertaman sungai madaruhu yang akan dibangun Dam Kalate Sandundu ini merupakan muara dari empat sungai yang masing-masing memiliki mata air yang sangat besar yaitu Sori Uma Ani, Sori Oi Pana, Sori Hara dan Kalate Huni termasuk Sori Madaruhu sendiri, kedua jika berhasi dibangun Dam Kalate Sadundu ini akan mampu mengairi sekita 800 hingga 1.000 ha lahan petani, itu artinya hampir sebagian besar lahan pertanian di Kecamattan Hu’u akan mampu diairi oleh Dam Kalate sadundu ini, ketiga Dam Kalate Sadundu ini akan mampu menampung genangan air seluar 10 km, itu artinya, semua lahan tidur yang ada di Desa Persiapan Marada dan bahkan di Desa lain akan bisa dimanfaatkan secara maksimal dengan berbagai macam program pendukung dari pemerintah misalnya, Percetakan Sawah Baru, Optimasi Lahan dan Reklamasi Lahan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kab. Dompu, keempat sisilainnya adalah ketika Dam Ini sudah dibangun lokasinya bisa dijadikan tempat wisata alam bagi masyarakt sekitar, wisatawan local bahkan wisatawan mancanegara.
Camat Hu’u M. Yasin, S.Sos.MM yang dikonfirmasi di Lokasi Survey (11/09) mengakui bahwa rencanan pembangunan Dam Kalate sandundu ini diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar 5 milyar Rupiah, meski demikian akan terbayar dengan besarnya manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat sekitar.
“bila Dam Kalate Sadundu ini berhasil di bangun meski dengan anggaran yang mencapai angka 5 Milyar Rupiah itu tidak seberapa bila dibandingkan dengan manfaat yang dirasakan masyarakat nantinya”
Di tempat yang sama Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Desa Persiapan Marada A. Malik mengaku bangga dengan partisipasi dan antusias masyarakat yang sangat tinggi terhadap rencana pembangunan Dam Kalate Sadundu ini, hal ini menandakan bahwa begitu pentingnya pembangunan Dam Kalate Sadundu ini bagi masyarakat Desa Persiapan Marada khususnya dan masyarakat Kecamatan Hu’u umumnya. Diapun berjanji akan memperjuangkan rencana pembangunan dam ini sampai ke pemerintah pusat.
“saya janji, kalau tidak ada respon dari pemerintah Daerah, maka saya akan membawa sendiri proposal pembangunan Dam Kalate Sadundu ini ke Pusat, sampai kapanpun akan saya perjuangakan meski saya sudah tidak lagi menjabat sebagai PLT di Desa Persiapan Marada ini” (op)
0 Komentar